Kamis, 23 Mei 2013

TERAPI RUQYAH SISWI YANG SAKIT KEPALA & MUNTAH DARAH DENGAN TEKNIK INSTAN PUTAR,TIUP & TARIK DAN SALAM-SELAWAT 9 by Alfan Bainofi, S.Pd

TERAPI RUQYAH
SISWI YANG SAKIT KEPALA & MUNTAH DARAH
DENGAN TEKNIK INSTAN PUTAR,TIUP & TARIK
DAN SALAM-SELAWAT 9
by Alfan Bainofi, S.Pd
Artikel berikut semoga membantu para peruqyah untuk mengobati penyakit kasus sihir dengan lebih cepat dan tidak perlu berkeringat karena membaca ayatul ruqyah berjam-jam. Teknik ini saya ciptakan berdasarkan pengajaran teknik-teknik ruqyah oleh Ustad Perdana Ahmad di blog http://quranic-healing.blogspot.com. Teknik ini sebelumnya telah saya terapkan pada siswa yang sakit selama sebulan lebih dengan sakit diantaranya dada teriris-iris.
Seorang siswi kelas XI di sekolah saya sering tidak masuk dengan alasan sakit. Secara medis, dia diagnose usus buntu dan beberapa bulan kemudian didiagnosa paru-paru basah. Sebenarnya saya lama mengetahui bahwa sebenarnya penyakitnya adalah non medis alias ghoib akibat sihir. Namun karena saya belum bertemu orangtuanya langsung saya tidak berani meruqyahnya. Karena meruqyah seorang wanita haruslah disertai mahramnya. Terlebih lagi saya ingin agar orangtuanya memahami tentang ruqyah Syar’i. Saya mengetahui bahwa si siswa sakit non medis karena saya pernah memegang perutnya yang sakit sambil berta’awudz, lalu siswi merasa perutnya ditusuk-tusuk. Di lain waktu, siswi saya minta meminum air ruqyah. Dia merasakan pahit dan perutnya seperti diiris-iris. Akhirnya saya bekali dengan air ruqyah dan menyampaikan pesan kepada kedua orangtuanya agar saya diizinkan melakukan ruqyah. Ketika Allah mempertemukan saya dengan kedua orangtuanya, saya menawarkan ruqyah syar’I dan beliau setuju.

Berdasarkan pengalaman pribadi, untuk mendeteksi penyakit non medis, sebenarnya sangat mudah. Kita sentuhkan tangan atau media (pulpen dll) ke bagian tubuh pasien yang sakit. Jika pasien merasakan bahwa ada tusukan, irisan atau hangat dan bahkan rasa panas di bagian tubuh yang kita sentuh, maka Insya Allah itu adalah penyakit non medis alias kerjaan syetan dan dukun. Lebih baik lagi jika kita sambil membaca ta’awudz 3x.
Seperti biasa pasien saya tuntun berdoa (Diawali Hamdalah dan sholawat ditutup dengan sholawat dan Hamdalah) agar disembuhkan oleh Allah. Diantaranya adalah doa Istighfar, Yaa Rohman Yaa Rohiim 3X, Yaa Hayyu Yaa Qoyyumu, Birahmatika astagits, Ya Allah dengan rahmatMU aku meminta pertolongan. Saya haramkan dan tidak ridho ada jin dan sihir dalam tubuh hamba
Karena sakitnya ada di 3 tempat yakni kepala, dada dan perut (sakit di perut sudah hilang setelah minum air ruqyah yang pernah saya berikan), saya tawarkan apakah saya meruqyah kepala atau bagian dada. Si siswi memilih kepala terlebih dahulu untuk diruqyah (jika sakit kepala dating, maka siswa langsung muntah darah).
Dengan menggunakan sarung tangan tebal, saya memegang kepalanya yang sakit seraya membacakan surat Al Ikhlas 3 x sambil memutar jari saya (seperti mencengkram) ke arah kiri (putaran thawaf) dengan niatan menghancurkan dan membuang sihir. Selesai membaca, saya tiup dadanya lalu saya menarik jari saya seraya bertakbir. Alhamdulillah siswa merasakan ada benang-benang yang tertarik dan tercabut/putus dari kepalanya. 
Teknik yang sama terus saya lakukan, yakni Putar (jari kita), Tiup (bagian sakit) dan Tarik (niat menghancurkan dan membuang sihir) sambil membaca Al Falaq 3x dan An Naas 3X. Alhamdulillah siswa terus merasakan benang-benang/ tali yang tercabut dan putus keluar dari kepalanya. 
Dengan terus menggunakan teknik PTT (Putar, tiup dan Tarik) saya membacakan ayatul ruqyah standar, yakni Al Baqarah (1-5, 163, 255-257, 284-286), Ali Imron (1-2), Thoohaa (111-112), At Taubah (128-129) Al Isra’ (110-111), Al Mukminun (97-98, 115-118), Yasiin (1-10), As Shoffat (1-10). Selesai satu jenis surat, saya melakukan teknik PTT, siswa pun merasakan ada yang tertarik dari kepalanya.
Si siwi sudah tidak merasakan sakit lagi di kepalanya. Namun saya tetap menguji kebersihan penyakitnya dengan teknik teknik Godam Petir yang merupakan pengembangan dari teknik pedang ayat kursi  di http://quranic-healing.blogspot.com/2012/01/tekhnik-pedang-untuk-memancung-memotong.html
Saya menambahkan bacaan surat Asy Syu’araa’ ayat 130
“dan apabila kamu menyiksa, Maka kamu menyiksa sebagai orang- orang kejam dan bengis.”
Meskipun siswi sempat merasakan panas atas teknik godam petir, namun rasa sakit di kepala sudah hilang. Dalam ruqyah ini Allah belum memberikan izin kepada kami untuk memperoleh vision/ penglihatan ghoib sumber penyakit. Saya langsung fokus pada bagian dada sisi yang sakit. Saya menggunakan media antena TV (kadang saya gunakan sebagai alat penunjuk papan saat mengajar) sebagai ganti tangan saya karena tidak mungkin saya menyentuh dadanya. 
Teknik saat meruqyah bagian kepala saya terapkan pula di bagian dada. Bedanya yang dibuat menarik bukan jari-jari kanan saya tetapi media antenna TV (bisa diganti dengan pulpen dll). Saya bacakan pula ayatul ruqyah pembatal sihir (Al Baqarah 102, Al A’raf 117-122, Yunus 77-82, Thoohaa 65-70). Siswi pun merasakan efek yang sama, yakni ada benang-benang/ tali yang tercabut keluar.
Saya juga mencoba menggunakan teknik baru pengeluaran sihir yakni 7 Salamun (baca di http://quranic-healing.blogspot.com/search?q=salamun) yang saya kombinasikan dengan tambahan sholawat Nabi Muhammad SAW dan ayat 181 surat Ash Shoffat dan saya namakan teknik SALAM-SHOLAWAT 9. Berikut bacaannya :
بسم الله الرحمن الرحيم
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ سَلَامٌ عَلَى مُحَمَّدٍ فِى الْعَالَمِيْنَ
Sholawat Nabi Muhammad SAW
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ Yassiin:058 
سَلَامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ Ash-Shaaffaat:079 
سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ Ash-Shaaffaat:109 
سَلَامٌ عَلَى مُوسَى وَهَارُونَ Ash-Shaaffaat:120 
سَلَامٌ عَلَى سُلَيْمَانَ فِى الْعَالَمِيْنَ selawat sulaiman
سَلَامٌ عَلَى إِلْ يَاسِينَ Ash-Shaaffaat:130 
Wa salaamun ‘alal mursaliin (Ash-Shaaffaat:181)
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ 
Al Qodr : 5
Doa : Yaa Salaam, Yaa Salaam Sallimnaa Wal Muslimiin
Saat membaca teknik salam sholawat 9 ini (+ doa Yaa Salaam, sehingga saya namakan pula teknik 10 salam-sholawat), saya berniat menggiring penyakit yang masih ada dengan cara menggeser media (antenna TV) dari perut kiri ke perut tengah lalu arah dada, hamper di dada media saya angkat (agar tidak menyentuh dada siswi), ke kerongkongan hingga ke mulut. Siswi merasa ada yang sesuatu yang bergerak mengikuti pergerakan media hingga ke mulut. Pertama siswi mengeluarkan darah dan kedua mengeluarkan ludah biasa. Namun bersamaan membuang ludah, siswi merasa ada sesuatu semacam angin yang ikut keluar.
Siswi sudah 95 % tidak merasakan sakit lagi di bagian dada dan 100% tidak sakit di bagian kepala. Lalu saya membaca surat Al Hasyr ayat 21-24 dengan mengulang ayat 21 3X dengan niat menarik sisa penyakit yang ada, namun tidak reaksi apapun. Saya minta siswa mengucapkan hamdalah 3X. Lalu saya minta siswa sering membaca 3 surat Qul dan salam salawat 9 dengan niat perlindungan dari serangan sihir. Saya mengakhiri prosesi ruqyah dan memberikan air ruqyah untu diminum. Alhamdulillah prosesi ruqyah membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Insya Allah 3 hari kemudian akan diruqyah ulang untuk pemulihan.
Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar